Biaya Kuliah UGM Jalur SNMPTN Undangan 2026
Calon mahasiswa yang lolos jalur SNMPTN Undangan di Universitas Gadjah Mada (UGM) tentu ingin mengetahui besaran biaya kuliah secara rinci. Informasi ini penting karena sejak awal mahasiswa dan orang tua perlu merencanakan keuangan dengan matang. Selain itu, pemahaman tentang sistem pembayaran membantu calon mahasiswa mengambil keputusan yang tepat sebelum melakukan registrasi ulang.
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Universitas Gadjah Mada menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Melalui sistem ini, mahasiswa membayar biaya kuliah per semester sesuai kemampuan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, besaran biaya tidak bersifat flat, melainkan terbagi ke dalam beberapa kelompok.
Sistem UKT di UGM
UGM membagi UKT ke dalam beberapa golongan, biasanya dari Golongan I hingga Golongan VIII. Setiap golongan mencerminkan tingkat kemampuan ekonomi mahasiswa. Semakin tinggi golongan, semakin besar nominal yang harus dibayarkan setiap semester.
Pertama, Golongan I dan II umumnya diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga dengan penghasilan rendah. Nominal UKT pada kelompok ini relatif ringan, bahkan bisa berkisar mulai dari Rp500 ribu hingga sekitar Rp1 juta per semester, tergantung program studi.
Selanjutnya, Golongan III hingga V biasanya mencakup mahasiswa dengan kondisi ekonomi menengah. Pada kelompok ini, UKT dapat berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp6 juta per semester. Besaran tersebut tetap bergantung pada fakultas dan jurusan yang di pilih.
Sementara itu, Golongan VI hingga VIII berlaku bagi mahasiswa dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi. Pada beberapa program studi favorit, terutama di bidang kesehatan dan teknik, UKT tertinggi bisa mencapai lebih dari Rp10 juta per semester. Namun demikian, nominal tersebut tetap di sesuaikan berdasarkan data ekonomi yang diverifikasi pihak kampus.
Baca Juga: Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN: 6 Hal Penting
Perbedaan Biaya Berdasarkan Program Studi
Meskipun sistem UKT berlaku secara umum, setiap fakultas memiliki rentang biaya berbeda. Misalnya, program studi di bidang sosial dan humaniora biasanya memiliki UKT lebih rendah di bandingkan program studi sains, teknik, atau kedokteran.
Sebagai contoh, Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum umumnya memiliki UKT maksimal yang lebih terjangkau di bandingkan Fakultas Kedokteran. Sebaliknya, program studi Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi sering kali memiliki UKT tertinggi karena kebutuhan fasilitas laboratorium dan praktik yang lebih kompleks.
Namun begitu, mahasiswa jalur SNMPTN Undangan tidak di kenakan uang pangkal atau sumbangan pengembangan institusi. Artinya, mahasiswa hanya membayar UKT setiap semester tanpa tambahan biaya masuk. Kebijakan ini tentu memberikan keringanan, terutama bagi siswa berprestasi yang lolos seleksi tanpa tes.
Mekanisme Penentuan UKT
UGM menentukan golongan UKT melalui proses pengisian data ekonomi secara daring. Calon mahasiswa wajib mengunggah dokumen pendukung seperti slip gaji orang tua, surat keterangan penghasilan, hingga bukti tagihan listrik dan pajak.
Setelah itu, pihak universitas melakukan verifikasi data. Jika di temukan ketidaksesuaian, kampus dapat meminta klarifikasi tambahan. Karena itu, calon mahasiswa harus mengisi data secara jujur dan lengkap agar tidak mengalami kendala saat penetapan UKT.
Selain itu, UGM juga membuka peluang pengajuan banding UKT. Jika mahasiswa merasa golongan yang di tetapkan tidak sesuai kondisi ekonomi, mereka dapat mengajukan peninjauan ulang dengan melampirkan bukti tambahan.
Ketersediaan Beasiswa dan Keringanan
Selain sistem UKT, UGM menyediakan berbagai program beasiswa. Mahasiswa dapat mengakses beasiswa KIP Kuliah, beasiswa pemerintah daerah, maupun beasiswa dari mitra swasta. Dengan demikian, mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi tanpa beban berat.
Di samping itu, kampus juga memberikan skema cicilan pembayaran UKT pada kondisi tertentu. Kebijakan ini membantu mahasiswa yang mengalami kendala finansial sementara.
Kesimpulan
Besaran biaya kuliah UGM jalur SNMPTN Undangan bergantung pada sistem UKT yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi keluarga. Mahasiswa tidak perlu membayar uang pangkal, sehingga biaya lebih transparan dan terukur. Oleh sebab itu, calon mahasiswa sebaiknya memahami struktur UKT sejak awal, menyiapkan dokumen ekonomi secara lengkap, serta memanfaatkan peluang beasiswa yang tersedia. Dengan perencanaan yang matang, pendidikan di UGM dapat dijalani dengan lebih tenang dan terarah.